Selasa, 02 Maret 2010

KABAR ARTIS

Asmirandah
Kangen Syuting Sinetron


Senin, 1 Maret 2010
Sudah cukup lama vakum dari kegiatan syuting membuat Asmirandah merasa kangen suasana syuting sinetron stripping. "Ya, rasanya udah cukup lama juga tidak syuting, kangen rasanya berada bersama teman-teman di lokasi syuting," kata Asmirandah.

Ke mana saja selama ini? Bintang sinetron ini mengaku lagi konsentrasi kuliah. Asmirandah adalah mahasiswa Next Academy semester 6.

"Aku sekarang lagi memprioritaskan pendidikan. Pendidikan lebih utama, tapi sekarang juga masih banyak liburannya," ujar Asmirandah, yang kini siap-siap menyelesaikan sinetron barunya.

Asmirandah memang punya tekad menyelesaikan kuliah S1-nya. Ke depannya, Ia berencana kuliah di luar negeri. "Pengen warna lain aja, dan pengen bandingin aja yang di dalam sama di luar (negeri)," ujarnya.

Meskipun prioritasnya menyelesaikan pendidikan, namun bukan berarti Asmirandah vakum sama sekali dari dunia akting. Ia hanya membatasi mengambil satu judul sinetron di tiap tahunnya, dan itu bukan suatu kesengajaan. "Alhamdulillah, itu memang rezeki aku," ujarnya.

Dara ayu kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1989, ini mulai dikenal namanya lewat aktingnya di sinetron Inikah Rasanya?. Gadis yang akrab disapa Andah ini tak hanya mahir berakting, tapi juga merambah dunia menyanyi. (Laurentius Chen)
 
Jose Rizal Manua
Tonjolkan Potensi Seni Anak-Anak


Kamis, 25 Februari 2010
Kenapa anak-anak sekarang mudah protes dengan sikap keras dan kasar? Kenapa anak-anak sekarang suka tak peduli lagi dengan sikap hormat kepada orangtua, bahkan cenderung makin melupakan sikap sopan santun?

Sutradara kondang Jose Rizal Manua mengatakan, kenyataan seperti itu tidak tertutup kemungkinan merupakan cermin dari kekeliruan para orangtua kita dulu yang suka tidak memedulikan potensi anak-anaknya. "Padahal potensi anak-anak itu jika ditonjolkan, yang nantinya akan ikut gembira melihatnya bukan anak-anak itu saja, melainkan orangtuanya, guru-gurunya, juga semua kalangan. Jadi, jangan heran kalau melihat maraknya anak-anak sekarang berontak dengan beragam cara, antara lain karena potensi yang dimilikinya tidak diarahkan dengan benar," ujar Jose kepada Suara Karya di Jakarta, kemarin.

Berkait dengan kenyataan itu, dalam rangka menonjolkan potensi anak-anak Indonesia dalam bidang seni teater, sutradrara kelahiran Padang, 14 September 1954, yang telah melanglang buana bersama Teater Tanah Air, ini mengumpulkan banyak anak di Jakarta, lalu dibina kemampuannya berteater. Ternyata gagasan Jose itu berhasil. Kini sudah ratusan anak didiknya memahami dunia teater. Bahkan, melalui teater, anak didik Jose mengaku malu melihat rekan-rekannya jika bersikap kasar dan tidak santun. Teater ternyata bisa mengarahkan anak menjadi anak yang santun.

Gagasan Jose juga ini disambut baik oleh pemerintah pusat dan bahkan oleh berbagai badan dunia yang membina potensi anak-anak. Pada 8-9 Mei mendatang, bersama teater binaannya, Jose akan memanggungkan potensi anak-anak berteater di Graha Bhakti Budaya, Jakarta. Sedangkan pada 18-25 Juni akan manggung di ajang World Festival of Childrens Theatre Lingen (EMS) Jerman. (Ami Herman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar