Kalian mungkin berpikir bahwa senjata adalah sebuah alat yang berbahaya dan harus dihindari. Tetapi, jika kalian pernah memainkan Yoyo, berarti kalian sudah memainkan sebuah senjata.
Orang Filipina membuat Yoyo dari batang pohon yang merambat yang ujung-ujungnya diikatkan dengan batu-batu keras. Mereka melempar batu-batu itu dengan menarik batang rambatnya. Itulah senjata orang Filipina pada abad 16.

Yoyo sudah ada sejak lama, tetapi baru tiba dan dikenal di Amerika pada tahun 1929. Yoyo pertama di Amerika terbuat dari kayu. Donald Duncan mempunyai ide dengan meminta orang Filipina memperagakan Yoyo di pusat perbelanjaan. Demikianlah orang Amerika menyadari bahwa Yoyo juga dapat dipergunakan sebagai mainan. Akhirnya, Yoyo dibuat dari bahan plastik warna-warni dan dapat dibeli di toko mainan.
Nama Yoyo berasal dari bahasa Tagalog Filipina, yang mempunyai arti "Mari, Mari". Pemain yoyo biasa jg disebut dengan nama "SPINNER"
Yoyo ini adalah mainan tertua di dunia yang berusia ribuan tahun. Sekarang sudah ada perkumpulannya. Bahkan semakin canggih saja berkat penemuan rahasia putaran yoyo. Apa pula yoyo pintar itu?
Yoyo memang tidak sepopuler Tamiya, PlayStation, atau boneka Barbie. Tapi, jangan dikira mainan yang sudah dimainkan bangsa Yunani sejak tahun 500 SM itu kuno dan tidak "gaul". Buktinya, di Jepang dan Amerika setiap tahun masih ada kontes nasional pintar-pintaran bermain yoyo. Pesertanya mulai dari anak-anak hingga kakek-kakek yang datang dari seluruh penjuru negeri. Penggemar yoyo di Amerika bahkan mendirikan American Yoyo Association, perkumpulan khusus penggemar yoyo.
Yoyo juga populer di kalangan para ilmuwan. Para astronot NASA pernah dua kali membawa yoyo ke luar angkasa untuk dipelajari. Yang pertama tahun 1985 dengan pesawat Discovery dan yang kedua tahun 1992 dengan pesawat Atlantis. Yoyo adalah satu-satunya mainan yang pernah dimainkan di ruang angkasa.

Banyak orang memandang rendah yoyo karena mainan ini begitu sederhana. Yoyo tak memiliki rangkaian elektronik atau mesin yang rumit. Wujudnya cuma berupa setangkup cakram (terbuat dari kayu, plastik, atau logam) yang dihubungkan dengan seutas tali ke salah satu jari kita. Tapi karena di tangan pemain yang mahir, yoyo akan berubah menjadi mainan yang luar biasa. Ia dapat berjalan di lantai, melayang di udara, atau terbang berputar-putar.
Belajar Fisika
Ketika bermain yoyo, kita sebenarnya sedang memperagakan atraksi fisika. Cerita prinsip fisika pada yoyo pertama adalah dengan menggulung tali pada poros yoyo dan meletakkan di genggaman tangan kita. Cakram yoyo yang masih kita genggam itu mempunyai energi potensial karena dua hal. Pertama, karena ketinggiannya (posisinya) dan kedua, karena gulungan tali pada porosnya. Ketika kita melepaskan cakram yoyo, gaya gravitasi akan menarik pusat massanya sehingga cakram tersebut jatuh. Akibat gulungan tali, cakram yoyo akan jatuh sambil berputar. Saat cakram yoyo mulai jatuh, energi potensialnya diubah menjadi energi kinetik. Energi kinetik cakram yoyo akan bertambah seiring dengan waktu dan akan mencapai nilai tertinggi saat tali sudah sepenuhnya terurai.

Selain energi kinetik, cakram yoyo akan berputar terus. Mengapa begitu? Karena tali yoyo sengaja hanya dikalungkan melingkari poros. Sekadar cerita, sebelum cara mengikat ini dikenalkan oleh bangsa Filipina, tali yoyo diikatkan kuat-kuat dengan simpul mati pada poros.
Yoyo yang baik adalah yang dapat berputar di ujung tali dalam waktu cukup lama (pemain yoyo menyebutnya "tidur"). Saat yoyo tertidur itulah sebagian besar trik permainan yoyo dilakukan. Sayangnya, "menidurkan" dan "membangunkan" cakram yoyo bukanlah perkara yang mudah. Para pembuat yoyo pun kemudian berlomba-lomba membuat yoyo yang lebih mudah ditidurkan dan dibangun-kan. Salah satu cara agar yoyo dapat tertidur lebih lama adalah menambah momen kelembamannya.
Masih ingat dengan momen kelembaman kan? Momen ini adalah ukuran seberapa tahan suatu benda untuk mengubah gerak rotasinya. Momen kelembaman dipengaruhi oleh massa benda dan jarak massa tersebut ke sumbu rotasi. Penambahan massa dan jarak massa ke sumbu rotasi akan membuat momen kelembaman suatu benda meningkat sehingga lebih sulit berotasi.

Pada tahun 1990 Michael Caffrey dari perusahaan yoyo Yomega mematenkan yoyo yang ia juluki "the yoyo with a brain". Selain dapat tertidur lama, yoyo pintar ini dapat kembali secara otomatis ke genggaman tangan kita.Bagaimana cara kerja yoyo keren ini?
Gesekan antara cincin luar (tempat tali diikatkan) dan cincin dalam (tempat poros berputar) sangatlah kecil karena ada bantalan peluru yang memisahkan keduanya. Yoyo Cold Fusion dan Mondial yang dipasangi laher dapat tertidur lebih dari 10 menit atau yg disebut "yoyo smart".
Klian punya yoyo dan suka memainkannya? Coba perhatikan baik-baik sebab-sebab yoyo bisa berputar lama. Jika kalian perhatikan lalu melatihnya, kalian bisa jadi pemain yoyo yang handal lho!
Bermain Gasing di Musim Libur
Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk tujuan ramalan nasib.
Adik-adik pernah mengenal gasing? Pada musim libur ini, tak ada salahnya untuk mencoba bermain gasing. Meski saat ini permainan modern dengan tehnologi canggih banyak bermunculan.
Jenis Gasing
Di Jambi ada bermacam-macam jenis gasing, misalnya gasing duduk, gasing parah, gasing jantung, dan masih banyak lagi jenis gasing lainya. Menurut Pak Jafar Rasuh, kepala Taman Budaya Jambi, gasing duduk merupakan jenis alat permainan rakyat daerah Jambi. Gasing berarti berputar atau berpusing, sedangkan duduk diartikan cara memainkan alat itu dengan duduk. Jadi gasing duduk dapat diartikan dengan permainan berputar yang dimainkan dengan posisi duduk.
Bentuk gasing duduk seperti kerucut, pada bagian bawah berbentuk runcing dan mempunyai mata. Biasa matanya terbuat dari besi atau paku. Sementara gasingnya sendiri terbuat dari kayu.
Sementara pada bagian atasnya terdapat sepotong bambu bulat yang berlobang dan didalam bambu tersebut tersebut terpancang sebuah bambu yang berfunsi sebagai pegangan pada saat memainkannya.
Cara Memainkannya Mudah
Kata Pak Jafar, pertama-tama batang gasing yang terbuat dari bambu bulat tadi digulung tali, yang panjangnya sekitar 70-100 cm. Kemudian kayu pegangan gasing dimasukkan ke dalam lubang batang gasing, dan pada bagian tersebut dipegang dengan tangan kiri, sedangkan tali gasing dipegang dengan tangan kanan.
Kemudian mata gasing diletakkan di atas lantai, dengan posisi gasing tegak lurus. Setelah itu ujung tali gasing ditarik dengan tangan kanan, sehingga gasing tadi akan berputar sangat kencang. Permainan itu bisa dimainkan dengan berkelompok, bersama teman-teman lainnya. Asyik bukan?
Ada juga yang dikenal dengan gasing parah. Gasing parah disebut juga dengan gasing yang terbuat dari kayu karet. Cara memainkan gasing itu, pertama-tama bemutar gasing dengan arah jarum jam, sehingga bagian dalamnya akan menggulung tali. Kemudian tali tersebut ditarik sehingga gasing memutar.
Meningkatkan Kreativitas Anak
Pada zaman dulu, gasing dibuat sendiri oleh anak-anak. Kegiatan itu bisa meningkatkan kreativitas anak, selain bisa bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya.
Permainan Tradisional Perlu Dilestarikan
MESKI saat ini banyak bermunculan permainan dengan teknologi canggih seperti PlayStation, mobil remote, dan lainnya, adik-adik sebaiknya tidak melupakan permainan tradisional.
Cara memainkannya pun tidak kalah seru. Makanya, di hari libur ini adik-adik bisa mencoba bersama teman-teman di rumah. Jika perlu tanyakan ke orangtua permainan yang sering dimainkan saat mereka kecil dulu.
Menurut Pak Guntur, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, permainan tradisioanl saat ini langka. Banyak di antara anak-anak yang tidak mengetahuinya.
Termasuk permainan gasing yang dulu sangat populer dari abad ke abad. Menurut Guntur, permainan tradisional memiliki nilai budaya tinggi dan memiliki manfaat bagi perkembangan anak.
Untuk itu perlu dilestarikan dan diangkat kembali sehingga masyarakat mengenal tradisi dan kebudayaannya. Jika kalian ingin mengembangkan budaya Jambi kita ini, dimulai dengan mengembangkan permainan gasing di lingkungan teman-temanmu.
Tidak harus gasing yang lama. Saat ini gasing mudak didapatkan, mulai di supermarket atau di mal di Kota Jambi, atau di tempat menjual permainan anak-anak. Kalian pasti bisa menemui gasing di sana. Harganya murah, berkisar Rp 5.000-Rp 10.000. Murah kan?(wra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar