Kamis, 31 Desember 2009
CERPEN PEBRUARI
Oleh: T. Sandi Situmorang
DI bawah pohon asam, di pinggiran jalan, Niko duduk bersandar. Ada
lembam biru di bawah mata sebelah kirinya. Meski tidak begitu sakit,
tapi masih terasa nyeri juga. Sesekali Niko menghela napas sambil
menatap kendaraan yang lalu lalang di depannya.
Matahari memanggang, tepat di atas ubun-ubun. Tetapi Niko tidak merasa
panas karena sedang berteduh di bawah pohon asam rimbun. Niko belum
ingin pulang. Dia tidak mau melihat wajah Tasya sedih kalau ia tahu
Niko tidak jadi membelikannya sepatu baru.
"Dari mana aku bisa mendapatkan uang lagi?" tanya Niko dalam hati.
Di depannya berhenti sebuah mobil mewah. Seorang lelaki sebaya ayahnya
turun dari dalam. Lalu masuk ke dalam sebuah toko kue. Niko
memperhatikan lelaki itu sambil berandai-andai, andai saja lelaki itu
adalah ayahnya, pasti hidupnya tidak sepahit sekarang ini.
Tidak lama lelaki itu keluar dari dalam toko, menenteng kantongan
plastik berisi kue-kue. Ketika akan masuk ke dalam mobil, Niko melihat
sesuatu terjatuh dari saku celananya.
"Om! Om! Ada yang jatuh, tuh!" teriak Niko dari tempatnya duduk sambil
menunjuk-nunjuk.
Lelaki itu menoleh pada Niko dan mengambil sesuatu yang terjatuh itu.
Ia berjalan mendekati Niko.
"Terima kasih, ya! Kalau tidak, pasti Om sudah kehilangan hape ini."
"Sama-sama, Om," sahut Niko dan membalas senyum ramah lelaki itu.
"Kenapa wajahmu itu?"
"Dipukul orang, Om."
"Dipukul bagaimana?"
"Dipukul sama preman-preman di dekat pasar. Tadi mereka meminta paksa
uang hasil penjualan barang bekasku. Karena aku nggak mau, mereka
memukulku dan merampas uang itu."
"Kasihan sekali kamu, seharusnya kamu kasih saja. Daripada kamu
dipukul seperti ini."
"Aku sudah janji sama adikku, uang itu akan aku belikan sepatu buat
dia. Dia belum punya sepatu, tahun ini dia mulai masuk sekolah."
Lelaki itu menatap Niko dengan lekat. Dia kagum dengan Niko, masih
kecil tapi sudah bertanggung jawab dengan adiknya.
"Sekarang kamu ngapain di sini?,".
"Aku nggak mau pulang, Om. Aku nggak tega melihat wajah adikku sedih,
kalau dia tahu uang itu dirampas sama preman-preman."
Lelaki itu terdiam. Dia menatap jam yang melilit pergelangan tangan
kirinya. Ah, masih ada waktu, pikirnya.
"Kamu mau kalau Om belikan sepatu baru untuk adikmu itu?"
Niko menatap dengan mata berbinar. Tetapi sebentar saja. Niko jadi
berpikir, baik sekali orang ini? Pasti ada maunya.
"Om serius?"
"Tentu saja. Sebagai ucapan terima kasih, Om, karena kamu sudah
memberitahukan hape Om yang terjatuh tadi."
Niko diam sambil menatap lelaki itu. Sepertinya dia orang baik-baik, pikir Niko.
"Ayo!" lelaki itu mengajaknya lagi.
Niko mengangguk. Setelah memasukkan kantongan plastik yang ditenteng
lelaki itu ke dalam mobil, mereka berjalan di jajaran toko-toko itu.
Mereka masuk ke dalam sebuah toko sepatu.
"Berapa usia adikmu?"
"Enam tahun, Om. Perempuan."
"Kalau begitu, silakan pilih sendiri. Kamu pasti lebih tahu ukurannya."
Niko menatap sepatu-sepatu yang dipajang pada etalase. Dia tertarik
dengan sebuah sepatu berwarna hitam, sepertinya sepatu itu pas untuk
Tasya. Niko "menelan ludah" sendiri ketika melihat harga yang menempel
pada sepatu itu. Aduh, mahal sekali.
"Kamu mau sepatu itu?" tanya lelaki itu.
"Mahal, Om. Yang lain saja."
"Mbak, tolong bungkuskan sepatu itu," kata lelaki itu kepada pelayan.
"Tapi, Om."
"Nggak apa-apa. Sepatu itu nggak mahal, kok. Masih harga normal."
"Terima kasih, Om!"
"Sekarang, pilih sepatu untukmu sendiri."
Niko terkaget mendengar ucapan lelaki itu. Baik sekali dia. Dia
belikan sepatu untuk Tasya saja, Niko sudah senang luar biasa,
sekarang ditawari sepatu untuknya juga.
"Kebetulan Om baru dapat rezeki, jadi nggak apa-apalah kalo rezeki itu
Om bagi juga sama kamu."
Niko tersenyum senang. Matanya berbinar-binar menatap sepatu yang
dipajang itu. Semua bagus menurutnya. Setidaknya bila dibandingkan
sepatunya yang sudah berlubang di rumah.
Ah, hanya gara-gara memberitahukan hape yang terjatuh, aku mendapat
rezeki seperti durian runtuh. Ternyata memang enak berbuat kebaikan,
pikir Niko dalam hati.
DONGENG PEBRUARI
Malam itu langit tak secerah biasanya. Bintang-bintang bersembunyi
entah di mana. Ludi berjalan cepat-cepat karena ingin segera istirahat
setibanya di rumah.Matanya sudah mengantuk, tetapi ia harus berjalan
kira-kira dua kilometer lagi. Perjalanannya harus ditempuhnya melewati
hutan kecil. Ludi baru saja menghadiri kenduri sahabatnya di desa
seberang.
Akhirnya sampai jualah Ludi di desanya. Beberapa langkah sebelum
memasuki pekarangan rumahnya, Ludi tertegun. Seseorang sedang
mengamati rumahnya. Gerak-geriknya amat mencurigakan. Ludi pun
bersembunyi di balik pohon. Dengan mengendap-endap, Ludi berusaha
mendekati rumahnya untuk memastikan wajah orang yang mencurigakan itu.
Laki-laki yang berwajah tampan, kurus, dan tidak terlalu tua itu
tiba-tiba menangis. Diusap-usapnya air matanya dengan punggung
tangannya.
"Ya, Tuhan, aku sungguh tak ingin melakukan perbuatan yang nista ini,
tetapi apa boleh buat..." kata laki-laki itu dengan lirih. Suasana
yang amat hening membuat pendengaran Ludi menjadi lebih tajam. la
mendengar kata-kata dari laki-laki tersebut. Keinginan memberi tahu
peronda mengenai laki-¬laki yang mencurigakan di rumahnya akhirnya
diurungkan. Laki-laki itu kembali menangis. Ludi pun mengerti,
laki-laki itu berniat mencuri barang miliknya di dalam rumah untuk
keperluan yang mendesak. Mungkin laki-laki itu tak mempunyai pilihan
lain. Ludi merasa kasihan.
"Hai, kau mau membongkar jendela rumah ya?" taya Ludi. Laki-laki itu
terkejut dengan kehadiran Ludi yang tiba-tiba.
"Jangan khawatir. Aku adalah temanmu. Kebetulan penghuninya sedang
pergi. Ayo kita masuk ke dalam bersama-sama," lanjut Ludi.
"Ba.. bagaimana kau tahu rumah ini tak berpenghuni?" tanya laki-laki itu gugup.
"Aku memergokinya di jalan tadi. Ia baru saja pergi. Kita harus kerja
cepat sebelum penghuninya kembali," jelas Ludi. Laki-laki itu menuruti
kata-kata Ludi. Mereka merusak jendela rumah Ludi.
"A.. apakah ka.. kau sering melakukan hal ini?" tanya laki-laki itu
setelah memperoleh uang bagiannya yang berasal dari lemari Ludi.
"Sering!" jawab Ludi. "Kau?.."
"Baru sekali ini. Aku merasa gugup sekah dan merasa amat berdosa,"
jawab laki-laki itu. "Pasti ada penyebabnya." tebak Ludi.
"Ya. Ibuku sakit keras. Hidupku sendiri pas¬pasan bersama anak dan
istriku. Aku meminjam uang kepada rentenir untuk biaya kesembuhan
ibuku, tetapi uangnya habis di meja judi sebelum ibuku berobat,"
sambung laki-laki itu. .
"Kau berjudi?" tanya Ludi heran. "Istriku. la senang main judi. Ketika
itu kemenangan demi kemenangan disabetnya. Tetapi sial, judi terakhir
ia kalah, padahal istriku yakin akan menang lagi sehingga dapat
membayar hutangku pada rentenir itu beserta bunganya," laki-laki itu
menghentikan ceritanya dan mulai menangis sedih.
, "Sudahlah, sekarang pulanglah mumpung pemilik rumah ini belum
datang. Mudah-mudahan ibumu segera sembuh," kata Ludi. "Oya, bolehkah
kapan-kapan aku menengok ibumu?"
"Tentu saja boleh! Aku pulang dulu. Kenapa kau masih di situ? Tidakkah
kau juga ingin segera pulang?" tanya Pak Sarot, nama laki-laki itu.
"Sebentar aku mau menghitung uang ini. Pulanglah kau dulu, jangan
khawatirkan aku," tukas Ludi. Pak Sarot pun menurut, la segera melesat
dan menghilang di kegelapan malam. Ludi segera memperbaiki jendelanya
dan berniat untuk tidak membicarakan hal yang baru saja terjadi pada
siapa pun.
Malam itu Ludi terus memikirkan Pak Sarot. Alangkah malangnya
laki-laki itu. Untung saja Ludi tidak segera memberitahu peronda,
kalau tidak, tentulah nasib Pak Sarot lebih buruk lagi.
Paginya Ludi bangunnya agak kesiangan. Tetapi, dia harus tetap pergi
ke pasar, menjaga kiosnya yang berisi barang dagangan kebutuhan
sehari-hari. Setiap hari ada saja yang belanja di kiosnya sampai
siang. Sesudah itu kios pun ditutup. Biasanya Ludi pulang, memasak,
dan beristirahat. Tetapi kali ini ada rencana lain di benak Ludi. la
ingin mencari pencaharian lebih seusai menjaga kiosnya. Uangnya akan
diberikan pada Pak Sarot agar Pak Sarot tidak terlalu lama dililit
hutang.
Mula-mula Ludi membantu mengecat rumah Pak Ahmad, tetangganya.
Kemudian ikut melaut, mencari ikan bersama Pak Sudin, bahkan ikut
membantu di dapur Bu Parjo waktu Beliau mengadakan se!amatan kelahiran
cucu pertamanya. Apa saja Ludi mau mengerjakannya asal ia mendapat
upah. Sesudah lumayan jumlah uang yang terkumpul, Ludi pun pergi ke
rumah Pak Sarot. Pak Sarot merasa gembira bisa bertemu dengan Ludi
kembali.
"Aku lupa menanyakan rumahmu tempo hari, jadi tak tahu harus mencarimu
ke mana untuk mengucapkan terima kasihku. Ibuku sudah sembuh. Istriku
pun sudah tidak pernah main judi lagi. Kini mereka sedang diladang,"
sambut Pal Sarot.
"Jadi mereka di ladang! Bapak sendiri di rumah. Apa yang Bapak
kerjakan di rumah?" tanya Ludi.
"Aku sedang tidak enak bMan dari kemarin. Sebenarnya tidak enak juga
membiarkan istri d ibuku bekerja di ladang. Tetapi kami harus
bagaimana lagi, kami harus membayar bunga hutangku pada rentenir,"
jawab Pak Sarot, "Hutang yang dulu itu belum lunas, jadi kami harus
membayar bunganya tiap bulan."
Ludi merogoh dompetnya dan mengangsurk beberapa lembar uang pada Pak Sarot.
"tni buat Pak Sarot. Terimalah. Mudah¬mudahan hutang Bapak jadi
berkurang ..." Pak Sarot membelalakkan matanya. "Tidak ... tidak ...,"
katanya seraya menggeleng-gelengkan kepalanya. Aku tak mai membuat
kesalahan lagi. Aku tak mau menerirr uang haram darimu ...."
"Siapa bilang ini uang haram," tukas Ludi. "A memperolehnya dengan
kerja keras. Aku tak pernah mengotori hidupku dengan cara nista untuk
memperoleh uang haram."
"Tapi ... kau sering mencuri barang orang laii Itu kan katamu dulu!
Kita memasuki rumah orai meskipun aku begitu gugup. Sedang kau ... kat
tenang-tenang saja karena kau sudah biasa melakukan perbuatan buruk
seperti itu," tuduh Pak Sarot.
"Kenapa aku meski gugup membongkar rumahku sendiri?" tanya Ludi sambil
tersenyun Ludi pun menceritakan hal yang sebenarnya kepada Pak Sarot.
Perlahan-lahan wajah Pak Sarot memucat. "Ja.. jadi kau kemari hendak
menangkapku' tanya Pak Sarot ketakutan. '
"Tentu saja tidak. Aku justru hendak menolc Bapak. Kalau aku berniat
menangkap Bapak, waktu Pak Sarot membongkar rumahkulah saatnya yang
tepat," sahut Ludi.
"Ma.. maafkan kesalahanku padamu, Ludi. hampir tak percaya di dunia
ini masih ada orai sebaik dirimu," tukas Pak Sarot.
"Berterima kasihlah pada Tuhan, Pak. Say, hanya sebagai perantara
saja," jawab Ludi sa tersenyum.
Rabu, 30 Desember 2009
siapa dia gus dur
Siapa dia
MENGENANG GUS DUR
Kiai Haji Abdurrahman Wahid yang sering dikenal dengan nama Gus Dur adalah salah satu tokoh nasional yang banyak mewarnai perjalanan bangsa Indonesia. Cucu ulama besar KH Hasyim Asy'ari tersebut pernah menjabat Ketua Nahdlatul Ulama (NU). Gus Dur pula yang mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di era reformasi.
Dari Jombang
Gus Dur meninggal dunia, Rabu (30/12/2009), sekitar pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah sempat dirawat beberapa hari dan menjalani cuci darah. Gus Dur meninggalkan seorang istri Shinta Nuriyah dan empat orang anak masing-masing Alissa Qotrunnada Munawaroh, Zanuba Arifah, Anita Hayatunnufus, dan Inayah.
Perjalanan hidupnya dimulai di Jombang, Jawa Timur, tempat kelahirannya pada 4 Agustus 1940. Ia menjalani pendidikan sekolah dasar di Jakarta sejak tahun 1953 dan melanjutkan ke SMEP di Yogayakarta tahun 1956. Kemudian, Gus Dur melanjutkan pendidikan di pesantren Tambakberas Jombang pada tahun 1963. Gus Dur juga sempat mengenyam pendidikan di Universitas Al Azhar, Department of Higher Islamic and Arabic Studies, Kairo dan Fakultas Sastra, Universitas Baghdad, Irak pada tahun 1970 namun tak sempat menyelesaikan.
Selepas itu, Gus Dur berkarir menjadi guru dan dosen selama bertahun-tahun. Gus Dur menjadi Guru Madrasah Mu'allimat, Jombang (1959 - 1963), Dosen Universitas Hasyim Asyhari, Jombang (1972-1974), Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Hasyim Asyhari, Jombang dan (1972-1974).
Kemudian Gus Dur juga aktif di pesantren menjadi Sekretaris Pesantren Tebuireng, Jombang (1974 - 1979) dan menjadi konsultan di berbagai lembaga dan departemen pemerintahan pada tahun 1976. Selanjutnya, Gus Dur menjadi pengasuh Pondok Pesantren Ciganjur, Jakarta sejak tahun 1976 hingga sekarang.
Dari Nahdlatul Ulama Hingga Presiden
Di organisasi Nahdlatul Ulama, Gus Dur menjadi anggota Syuriah Nahdlatul Ulama tahun 1979- 1984. Ia juga menjabat Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk empat periode. Masing-masing 1984-1989, 1989-1994, dan1994 - 1999, dan 2000-2005.
Sementara di bidang pemerintahan, Gus Dur pernah duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif. Ia menjadi anggota MPR dari utusan golongan selama dua periode. Masing-masing periode 1987-1992 dan 1999-2004. Karir politik tertinggi menjadi Presiden RI selama 2 tahun 1999-2001.
Tokoh Kerukunan Umat Beragama
Gus Dur dikenal sebagai tokoh kerukunan umat beragama bahkan cukup kontroversial karena menjadi anggota Dewan Pendiri Shimon Peres Peace Center, Tel Aviv, Israel. Ia pernah menjadi Wakil Ketua Kelompok Tiga Agama yaitu Islam, Kristen dan Yahudi yang di bentuk di Universitas Al Kala, Spanyol, Pendiri Forum 2000 (Organisisasi yang mementingkan Hubungan Antaragama). Ia juga pernha menjabat Ketua Dewan Internasional Konferensi Dunia bagi Agama dan Perdamaian (World Conference on Religion and Peace-WCRP), Italia tahun 1994.
Gus Dur juga pernah Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Dewan Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM) periode 1983-1985. Meski mengalami penurunan kemampuan melihat, Gus Dur dikenal masih suka membaca melalui suido book bahkan sampai menjelang akhir hayatnya. Ia juga dikenal produktif menulis artikel dan buku.
Penghargaan
Gus Dur juga banyak mendapat penghargaan seperti gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Jawaharlal Nehru, India, Bintang Tanda Jasa Kelas 1, Bidang Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan dari Pemerintah Mesir, Pin Penghargaan Keluarga Berencana dari Perhimpunan Keluarga Berencana I, Ramon Magsaysay, Bintang Mahaputera Utama dari Presiden RI BJ Habibie, Gelar Doktor Honoris Causa, Bidang Perdamaian dari Soka University Jepang ( 2000 ), Global Tolerance Award dari Friends of the United Nations, New York ( 2003 ), World Peace Prize Award dari World Peace Prize Awarding Council (WPPAC), Seoul, Korea Selatan ( 2003 ), Presiden World Headquarters on Non-Violence Peace Movement ( 2003 ), Penghargaan dari Simon Wiethemtal Center, Amerika Serikat ( 2008 ), Penghargaan dari Mebal Valor, Amerika Serikat (2008), Penghargaan dan kehormatan dari Temple University, Philadelphia, Amerika Serikat, yang memakai namanya untuk penghargaan terhadap studi dan pengkajian kerukunan antarumat beragama, Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study (2008).
kiat
Kiat
Trik Memilih Film
1. Pilih Film Original.
Film original selalu punya nilai plus lebih ketimbang barang bajakan. Misal kualitas gambar, sound, dan subtitle yang semuanya jaminan mutu.
2. Siap Nonton
Nonton film tanpa siap untuk menikmati jadi nggak asyik. Terutama film yang jalan ceritanya membutuhkan konsentrasi tinggi, seperti film drama, film detektif, dan lain-lain.
3. Pertimbankan Genre Film
Kan tiap-tiap orang genre favorit masing-masing. Nah , minimal kamu punya ancang-ancang sebelum nonton/minjem film.
4. Film Bagus Tidak Mengenal New Release
”Hah baru nonton film A? Kemana aja kamu?! Saya dong sudah nonton duluan....”. Terus kenapa? Ini hanya masalah waktu. Film baru tidak sedikit yang kualitasnya kurang. Kita kan mencari kualitas bukan tanggal release. Jadi tidak usah takut atau minder buat nonton film-film lama.
5. Perhatikan Studionya
Maksud studio disini itu seperti WB (Warner Bros.), Disney, 21th Century Fox, Unversal Studio, Columbia, Paramount, Dreamworks, dan masih banyak lagi. Kenapa? Karena setiap studio pasti punya standar masing-masing untuk milih cerita, sutradara sampai cast-castnya. Hampir bisa dijamin kalau studionya oke, , filmnya juga oke!
6. Perhatikan Sutradara
Soalnya biasanya seorang sutradara masing2 punya ciri khas di setiap film2nya. Banyak banget sutradara yang sudah terjamin di bidang dan spesialisasinya. Misalnya, Steven Spielberg, Jerry Bruckheimer, Tim Burton, John Woo, M. Night Shyamalan, dan lain-lain.
7. Pilih Berdasarkan Pemain/Cast
Karena biasanya sang pemain pasti punya standar masing-masing untuk milih naskah cerita. Dan biasanya mereka juga memiliki idealisme film yang ingin dimainkannya.
kabar
KABAR
Jajanan Mengandung Bahan Berbahaya
Jajanan anak yang dijajakan di sekolah dasar (SD) di Yogyakarta banyak mengandung bahan kimia, sehingga membahayakan kesehatan, kata Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Endang Koesnadi.
"Sebanyak 26 jenis jajanan anak sekolah dari 130 sampel yang diuji BPPOM DIY tidak memenuhi syarat, karena mengandung bahan kimia yang membahayakan kesehatan di antaranya rhodamin B, formalin, dan boraks," katanya.
Bahan-bahan kimia tersebut jika sering dikonsumsi dalam jangka lama dapat menyebabkan karsinogen yang dapat memicu timbulnya berbagai penyakit, di antaranya kanker. Jajanan yang mengandung rhodamin B terdapat pada arum manis dan sirup, sedangkan mi basah mengandung formalin. Untuk jajanan cilok banyak yang mengandung boraks.
Ia mengatakan, hasil itu didapat selama dua minggu terakhir sejak 2 Desember 2009. Itu pun baru dilakukan di 40 SD, belum seluruh sekolah yang ada di kota dan kabupaten di DIY.
"Kami melakukan inspeksi mendadak dengan menggunakan mobil laboratorium keliling ke sekolah-sekolah. Saat itu juga kami mengambil sampel makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya dan langsung diuji di mobil laboratorium," katanya.
antara news
Biennale Anak Tampilkan Ratusan Karya Seni
Biennale Anak 2010 menampilkan ratusan karya seni berupa lukisan, patung, dan video yang dihasilkan anak-anak dan dimeriahkan karnaval yang diikuti 15 kelompok.
Pembukaan acara pada tanggal15 Januari 2010 dibuka oleh GKR Hemas di Taman Budaya Yogyakarta. Direktur Biennale Anak 2010, Yuswantoro Adi, di Yogyakarta, mengatakan, kegiatan itu juga disemarakkan pasar dolanan. Di pasar dolanan itu siapa saja boleh menonton bioskop, membeli barang mainan atau apa saja dengan syarat mereka harus menukarkan uang sungguhan ke uang khusus yang disebut uang dolan.
"Kursnya Rp1.000 setara dengan satu uang dolan dan panitia menyediakan counter khusus penukaran uang. Bagi pengunjung yang akan melakukan transaksi harus memakai uang dolan," katanya.
Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan film anak-anak bermutu di antaranya karya Garin Nugroho berjudul Anak Seribu Pulau dan beberapa film anak lain.
"Harga tiket untuk menyaksikan film tersebut tidak mahal, sekitar 10 uang dolan," katanya.Ia mengatakan, kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia itu cukup menarik bagi anak-anak.
Pelaksanaan Biennale Anak 2010 yang semula dijadwalkan dimulai pada 2 Januari 2010 terpaksa ditunda menjadi 15 Januari 2010 dan berakhir pada 26 Januari 2010.
Kegiatan seni bagi anak itu direncanakan digelar setiap dua tahun untuk memberikan ruang berekspresi bagi anak-anak dan wahana untuk memperoleh hiburan.
Antara news
Menneg PPPA Prihatin Kasus Penelantaran Anak
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menneg PPPA), Ny Linda Agum Gumelar mengaku sangat prihatin dengan adanya kasus penelantaran anak oleh orang tuanya.
"Tentunya saya prihatin dengan adanya kasus tersebut," kata Linda Agum Gumelar, ketika mengunjungi Panti Asuhan Fathul Khoir, untuk melihat empat orang anak yang ditelantarkan oleh orangtuanya, di Cimanggis, Depok, Jabar.
Seperti diberitakan media massa empat anak, Windi Novianti (8), Rizki Zaelani (3), Rina Damayanti (2) dan Siti Rahma Romadhoni (3 bulan), telah ditelantarkan kedua orangtuanya, Yanti dan Dadan di rumah kontrakan mereka di Rt 1 Rw 03 Kelurahan Sukamaju, Sukmajaya, Depok. Keempat anak tersebut hidup selama berhari-hari dari belas kasihan tetangganya. Ironisnya, seorang anak mereka dalam keadaan sakit panas saat ditemukan sang pemilik kontrakan. Selama berhari-hari keempat anak tersebut diasuh bergantian oleh para tetangga yang merasa iba. Edi bersama warga lainnya pun akhirnya menitipkan Windi dan ketiga adiknya ke Panti Asuhan Fathul Khoir.
Linda mengatakan maraknya kasus tersebut karena himpitan ekonomi keluarga tersebut dan juga akibat kurangnya komunikasi diantara keluarga, sehingga kasus serupa kerap terjadi.
"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk pemberantasan anak-anak terlantar," ujarnya .
Antara news
Anak di Lapas
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar akan menindaklanjuti ditemukannya anak di bawah umur 12 tahun yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Pria di Tangerang, Banten. Patrialis mengunjungi Lapas Anak Pria Tangerang bersama Menteri Pendidikan, Muhammad Nuh dan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Linda Gumelar untuk mengetahui kondisi sarana dan prasarana Lapas.
Menurut Patrialis, anak di bawah usia 12 tahun harusnya tidak menjadi tahanan atau anak didik di Lapas, namun sebagai anak negara atau dikembalikan kepada orang tuanya.
Patrialis menjelaskan terjadi kesalahan pada prosedur penegakan hukum terhadap anak di bawah usia 12 tahun untuk menjalani tahanan di Lapas. Ia berjanji akan mengembalikan anak di bawah umur menghuni Lapas itu kepada kepada orang tuanya atau dipindahkan ke panti sosial maupun diangkat sebagai anak negara.
"Menkumham akan mengembalikan anak di bawah usia yang sudah menjalani proses hukum," ujar Patrialis.
Ditemukan sedikitnya empat anak berusia kurang dari 12 tahun yang menjadi anak didik di Lapas Anak Pria, yakni Surya, Deden Febriansyah, Yusuf dan Ilham karena terlibat berbagai kasus. Patrialis menyatakan pihaknya tidak ingin menyalahkan lembaga ataupun institusi mana pun terkait dengan persoalan anak di bawah usia 12 tahun yang menghuni lapas tersebut.
"Kami akan evaluasi untuk menegak hukum yang adil," tegasnya mengatakan. Menkumham akan mengirim surat edaran kepada Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM untuk melaporkan apabila ada anak didik di bawah umur menjalani penahanan di lapas.
Antara news
Selasa, 29 Desember 2009
siapa dia
Siapa dia
Usmar Ismail
Bapak Perfilman Indonesia
Usmar Ismail, dikenal sebagai seniman serba bisa yang punya nama besar pada zamannya. Usmar adalah penyair, dramawan, wartawan, sutradara, dan pembuat film terkemuka Indonesia. Bapak perfilman Indonesia ini mewariskan karya-karya dalam bidang seni dan budaya yang masih bisa dinikmati hingga saat ini.
Merantau
Dia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang taat beribadah. Usia tujuh tahun Usmar sudah pandai mengaji. Setamat HIS dan Tawalib di Batusangkar bungsu dari enam bersaudara ini melanjutkan sekolah ke MULO di Padang Panjang. Kemudian Usmar yang pandai menggambar bersama dengan sahabatnya Rosihan Anwar merantau ke Jawa. Di Yogyakarta Usmar melanjutkan ke AMS-A II jurusan Klasik Timur. Masa sekolah Usmar Ismail yang indah di Yogyakarta terganggu oleh masuknya balatentara Dai Nippon ke Indonesia. Dengan Mengantongi ijazah darurat Usmar pergi ke Jakarta dan tinggal dengan kakaknya, Dr. Abu Hanifah. Ia kemudian bekerja di kantor pusat kebudayaan dan aktif mengembangkan bakatnya menulis cerpen, syair, dan naskah drama.
Sandiwara Amatir Maya
Pada tahun 1943, Usmar bersama Rosihan Anwar dan Abu Hanifah mendirikan perkumpulan sandiwara amatir Maya. Diperkumpulan sandiwara itu Usmar yang menikahi Sonia Hermine Sanawi, gadis Betawi dan rekan kerjanya. Apa yang diproduksi Maya boleh dibilang sebagai cikal-bakal teater modern Indonesia. Pada awal revolusi Usmar Ismail memasuki dinas ketentaraan dan aktif di bidang kewartawanan. Bersama dengan Syamsuddin Sutan Makmur dan Rinto Alwi, Usmar dan kawannya mendirikan surat kabar Rakyat. Ketika para pemimpin Republik Indonesia pindah ke Yogyakarta Usmar ikut serta. Di Yogya ia mendirikan harian Patriot dan majalah kebudayaan Arena. Pada tahun 1947 Usmar yang tetap aktif berkesenian terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia.
Dunia Perfilman
Usmar Ismail memenuhi panggilan hidupnya di dunia perfilman. Minatnya membuat film dengan kemampuan tenaga Indonesia semakin membara. Pada 1950 Usmar dan kawan-kawannya mendirikan Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini). Usmar memproduksi film pertamanya Darah dan Doa tahun 1950, Enam Djam di Yogya tahun 1950 dan Dosa Tak Berampun tahun 1951. Dengan keterbatasan modal, sumber daya, dan peralatan Usmar bisa membuat film-film yang setara dengan film-film dari luar negeri pada zaman itu. Film pertamanya Darah dan Doa, atau lebih dikenal dengan judul asing The Long March, yang mengisahkan Long March pasukan Siliwangi diberi kesempatan diputar perdana di depan Presiden Soekarno.
Pada tahun 1953 Usmar Ismail mendapat beasiswa dari Rockfeller Foundation untuk mendalami sinematografi di Universitas California Los Angeles, Amerika Serikat. Usmar Ismail juga mempunyai keinginan yang kuat untuk memajukan teater modern di Indonesia. Setelah mendirikan kelompok sandiwara Maya, pada tahun 1955 Usmar mendirikan Akademi Teater Nasioanl Indonesia (ATNI), sebuah cikal-bakal “Teater sekolahan” di Indonesia. Menurut Asrul Sani ini merupakan upaya lain Usmar untuk membuka jalan baru untuk pertumbuhan teater modern di Indonesia.
Dalam dunia perfilman Usmar Ismail telah menghasilkan 25 judul film. Beberapa karyanya mendapat penghargaaan dari pemerintah dan dalam berbagai festival film internasional. Hari pertama syuting film Darah Doa, 30 Maret, dinyatakan sebagai Hari Film Nasional. Bersama dengan tokoh-tokoh perfilman luar negeri Usmar mempelopori terbentuknya Federasi Produser Asia Pasifik. Dalam rangka mempromosikan film dan artis Indonesia.
Penghargaan dari Presiden
Usmar Ismail yang juga dikenal sebagai Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama, mendapat penghargaan tertinggi Piagam Widjayakusumah dari Presiden Soekarno. Pengurus PBNU ini lalu memasuki kiprahnya sebagai anggota DPR-Gotong Royong.
Usmar Ismail adalah cermin insan film yang bekerja dengan penuh idealisme sekaligus sejumlah kompromi. Di tengah maraknya kritik dan lesunya film nasional Usmar mengembuskan nafasnya yang terakhir pada 2 Januari 1971 dalam usia 49 tahun karena pendarahan otak. Haji Usmar Ismail Mangkuto Ameh adalah sosok pejuang yang pantas menjadi teladan. Dan nama Bapak Perfilman H. Usmar Ismail dibilangan Kuningan Jakarta Selatan.
cover 2
Cover 2
Anjing dan Burung Gagak
Seekor anjing melihat seekor burung gagak terbang dengan membawa sepotong keju di paruhnya dan hinggap di atas sebuah pohon.
"Itu untukku, guman si Anjing," dan diapun berjalan mendekati batang pohon itu.
"Selamat siang Gagak yang cantik, si Anjing memuji." Betapa cantiknya kamu hari ini, Betapa mengkilapnya bulumu, Sungguh sangat indah sinar matamu, Saya yakin suaramu lebih indah dari burung burung yang lain. Ijinkan saya mendengarkan satu lagu darimu, dan saya akan menyapa kamu dengan sebutan si Ratu Burung."
Burung gagak itupun mulai mengangkat kepalanya dan mencoba bernyanyi sebaik mungkin tetapi ketika dia membuka mulutnya, keju yang ada dimulutnya jatuh ke tanah, dengan seketika si Anjing menangkap keju yang jatuh tersebut.
"Haha, Itulah yang akan saya lakukan, itulah yang saya inginkan, sebagai pertukaran dengan kejumu, Saya akan memberimu nasehat, untuk dimasa yang akan datang, bahwa jangan langsung percaya kepada orang yang memberimu pujian.
cerpen
Cerpen
Roti Risman
Risman setiap istirahat selalu membagikan kue kepada teman-temannya. Yang sering diberikan Risman ialah roti bakar. Setiap kali Risman membuka kotak kuenya, sekitar enam hingga delapan anak mendekatinya. Ada yang memang dipanggil Risman, tetapi ada pula yang cuma ikut-ikutan saja meskipun tidak diajak.
Bimo tidak terbiasa dengan kebiasaan sebagian teman-temannya itu. Nasihat ibunya di rumah, selalu ia ingat dengan baik. Kata ibunya, jangan pernah mengambil yang bukan haknya atau menikmati makanan atau benda yang tidak pernah diberikan si empunya.
Bimo juga sebenarnya kepengin ikut makan roti Risman yang lezat itu. Apalagi setiap melirik teman-temannya yang makan roti itu, air liur Bimo sering keluar masuk tenggorokan.
Bimo bukanlah anak yang suka iri terhadap orang lain, apalagi sekadar roti bakar. Tapi entah kenapa setiap melihat teman-temannya mengerubungi Risman dan meminta sepotong rotinya, Bimo selalu ingin mengambil sepotong makanan enak itu.
Mungkin karena di rumah, Bimo tidak pernah menikmati roti seperti itu. Di rumah ia memang tidak kelaparan karena emak dan bapak selalu punya uang untuk mencukupi kehidupan keluarga mereka. Bimo dan dua adik dan seorang kakaknya, tidak pernah kekurangan meski mereka hidup sangat sederhana. Seingat Bimo, makanan mewah yang pernah ia makan hanya martabak bangka yang pernah dibawa pamannya sewaktu mengunjungi mereka.
Hari ini tugas menggambar harus selesai. Ibu guru Ani masih memberikan kesempatan selama satu jam kepada anak-anak yang belum menyelesaikan tugas menggambarnya. Semua anak sibuk menyelesaikan tugas itu. Risman, Lukman, dan hampir semua siswa mulai mengeluarkan buku gambar dan krayon serta pensil berwarna.
"Aduh, krayonku ketinggalan," seru Risman.
"Kenapa Risman?" tanya Ibu Ani.
"Krayon saya tertinggal di rumah, Bu."
"Siapa yang punya krayon atau pensil berwarna, tolong pinjami Risman," kata Ibu Ani.
Namun, hampir tidak ada yang melihat ke arah Risman. Termasuk teman-teman yang setiap jam istirahat meminta sepotong kuenya Risman.
Risman terlihat tidak tenang. Ia sudah mau menangis. Matanya sudah merah. Ia takut. Ia malu karena khawatir tidak bisa menyelesaikan tugas menggambarnya.
Tiba-tiba....
"Pakai punyaku saja. Aku sudah selesai," kata Bimo.
Bimo bangkit dari tempat duduknya. Dengan membawa krayon yang setiap warna panjangnya tinggal setengah, Bimo menuju bangku Risman.
"Kamu?" tanya Risman.
"Tugasku sudah selesai. Pakai saja krayonku. Enggak apa-apa kok," jawab Bimo.
Bimo kemudian duduk di mejanya. Tugas menggambarnya sudah diserahkan kepada Ibu Ani.
Risman menyelesaikan tugasnya sampai bel tanda pulang sekolah berbunyi.
Risman sengaja menunggu Bimo di muka kelas. Ia akan mengajak Bimo pulang bareng. Ia berniat mengajak Bimo ke rumahnya. Risman terkesan betul dengan Bimo. Bimo yang pemalu, pendiam, dan tidak pernah meminta roti yang dibawanya itu ternyata murah hati. Di saat teman yang lain, yang sering meminta roti kepadanya, tidak ada yang mau meminjamkan alat menggambar, Bimo tampil sebagai dewa penolong.
"Bim, ini krayonmu. Makasih ya. Kalo kamu enggak keberatan, aku pengen ngajak kamu ke rumahku. Mau ya?" pinta Risman.
Bimo mengangguk sambil senyum.
Mereka kemudian naik mobil jemputan milik Risman. Sebuah mobil Kijang yang bagus. Memang tidak baru, tetapi masih bagus. Joknya masih kelihatan baru. Cat mobilnya juga cerah. Dan yang lebih penting AC mobilnya dingin.
"Bim, kenapa sih kamu tidak mau dekat dengan aku," tanya Risman.
"Ah, enggak apa-apa kok. Cuma aku sungkan kalau seperti teman-teman yang lain meminta makanan yang kamu bawa. Lagian kamu juga enggak pernah nawarin aku," kata Bimo.
"Ya deh, aku minta maaf. Kamunya sih yang pemalu. Pendiam. Jadinya bingung gimana cara nawarin makanan yang aku bawa."
Setibanya di rumah, Bimo disambut ibunya Risman. Ibunya Risman baik banget. Apalagi waktu Risman cerita soal kebaikan Bimo.
"Kamu selalu bawa makanan banyak untuk apa?"
"Ya untuk aku dan teman-teman. Daripada jajan di luar, ibu selalu siapkan kue dan roti. Kamu enggak tahu ya, ibuku kan jualan roti dan kue-kue."
Risman kemudian masuk dan kembali ke meja makan dengan membawa sepiring penuh roti bakar.
Setelah dipersilakan, Bimo mengambil sepotong. Ia memasukkan roti ke dalam mulutnya. Hmmm, enak banget. Cokelat dalam roti lumer begitu Bimo menggigitnya. Sedap sekali. Mata Bimo sampai terpejam. Mungkin saking menikmati kelezatan roti buatan ibunya Risman. Risman tertawa terpingkal-pingkal melihat Bimo demikian menghayati setiap suapan roti yang masuk mulutnya.
Puas benar Bimo hari ini. Sudah berbuat baik, kini ia dihadiahi roti yang enak. Plus sekotak penuh roti untuk kakak dan adiknya di rumah pemberian ibunya Risman.
dongeng
DONGENG
RAJA YANG BODOH
Dahulu kala, ada seorang raja yang pesolek dan sangat suka mengenakan baju-baju baru. Dia banyak menghabiskan waktu hanya untuk memandangi dirinya sendiri di cermin, dan selalu ingin mengenakan baju-baju baru di pagi, siang dan malam hari!!
Pada suatu hari, datanglah dua orang penipu yang menyamar sebagai pembuat baju yang hebat. Mereka mengaku bahwa mereka pandai menenun dan membuat baju dengan kualitas yang sangat bagus, sampai-sampai kain yang mereka pakai untuk membuat baju tidak akan terlihat, kecuali oleh orang-orang pintar.
Ketika raja mendengar hal itu, dia sangat tertarik. “Itu bagus, aku bisa tahu siapa saja yang bodoh dan siapa saja yang pintar di kerajaan ini.” Pikirnya. Raja segera memerintah kedua orang itu untuk membuatkan baju baru untuk dirinya, menggunakan bahan kain istimewa itu. Mereka diberi sebuah ruangan khusus di istana, beserta benang-benang emas yang mereka minta. Kedua penipu itu menyembunyikan benang-benang emas yang mereka terima, kemudian berpura-pura sedang bekerja keras untuk membuat sebuah baju.
Beberapa hari kemudian, raja yang tidak sabar mengutus menteri nya untuk menengok baju istimewa yang sedang dibuat itu. Ketika menteri mengunjungi para penipu yang menyamar itu, ia pun kebingungan. “Aku tidak melihat apa pun disini” pikirnya. Akan tetapi menteri itu tidak mau mengakuinya karena tidak ingin dianggap bodoh. Maka ia pun memuji kedua penipu itu dan mengatakan bahwa baju yang mereka buat sangat indah. Setelah menteri keluar dari ruangan itu, kedua penipu tertawa terbahak-bahak.
Tak lama kemudian sang raja datang untuk melihat sendiri. Dia berusaha melihat keseluruh ruangan, tapi ia tidak melihat apa pun. Namun, karena tidak ingin dianggap bodoh, raja pun berpura-pura bisa melihat baju yang istimewa itu dan berkata, “Baju yang sangat indah, aku tidak sabar ingin segera memakainya”
Keesokan harinya adalah hari dimana sang raja akan mengenakan baju barunya pada acara pawai keliling kota. Kedua penipu yang menyamar telah berpamitan dan pergi dengan alasan akan membuatkan baju untuk raja dari kerajaan-kerajaan lain. Tentu saja, mereka tidak lupa membawa benang-benang emas yang telah mereka sembunyikan, beserta uang emas upah membuat baju.
Saat raja memakai baju barunya, ia tetap saja tidak bisa melihat baju itu, dan ia merasa kedinginan. Tapi karena tidak ingin dibilang bodoh, raja pun berputar-putar di depan cermin dan mengagumi baju barunya, walaupun ia tidak melihat apa-apa. Semua pegawai kerajaan juga mengatakan bahwa baju baru itu sangat indah, karena mereka juga tidak ingin dianggap bodoh.
Seluruh rakyat telah mendengat bahwa raja akan mengenakan baju baru sang spesial hari itu. Saat sang raja muncul, semuanya terkejut. Akan tetapi mereka juga telah mendengar kabar bahwa baju baru yang spesial itu hanya dapat dilihat oleh orang yang pintar saja, dan karena mereka tidak ingin dianggap bodoh, mereka pun berseru-seru memuji sang raja.
Mendadak terdengar suara anak kecil berteriak, “tetapi, dia kan tidak pakai baju, sang raja telanjang!” Semua terdiam. Raja pun menyadari bahwa anak kecil itu berkata jujur, dan dengan terburu-buru ia berjalan kembali ke istana.
Senin, 28 Desember 2009
KABAR IDOLA
KABAR IDOLA
PATON
Meraih Mimpi
Setelah menjadi jawara di Idola Cilik 2 namanya mulai dikenal banyak orang. Lahir di Makasar pada tanggal 29 Oktober 1998 merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Patton Otlivio Latupeirissa atau lebih dikenal dengan Patton Idola Cilik sangat menyukai merakit Robot Gundam sebagai pengisi di waktu luang.
Kini Patton mulai berani merambah dunia layar lebar Indonesia, itu dibuktikannya dengan ikut terlibat di film Meraih Mimpi yang merupakan film animasi pertama di Indonesia. Di film ini Patton berduet dengan Gita Gutawa. Di film Meraih Mimpi Patton mengisi suara Rai yang merupakan adalah adik Dana yang suaranya diisi oleh Gita Gutawa.
Ariel
Kesulitan Bermain Film
Kini perhatian kepada ayah satu anak itu tidak hanya di dunia musik, dunia film menarik para penggemarnya melihat akting Ariel. Tidak tanggung-tanggung, dirinya bermain di film Sang Pemimpi, yang merupakan sekuel dari Laskar Pelangi. Ariel mengaku awalnya ragu untuk berakting berperan sebagai Arai. Tapi karena kecintaannya terhadap dunia seni akhirnya ia memutuskan untuk berakting bersama 2 musisi lainnya, Nugie dan Jay Wijayanto.
Di debutnya dalam dunia akting ini, Ariel pun mengaku menemukan kesulitan. Perbedaan dengan karirnya sebagai vokalis ia rasakan. “Ternyata berdialog itu susah, kalau saat syuting video klip cukup menggunakan mimik wajah, tapi di film benar-benar dituntut kenaturalan, dan film itu prosesnya lebih panjang,” ungkapnya.
Slank
Para Slanker Kecewa
Para fans berat Slank (Slanker) pun ikut kecewa. Pasalnya konser Slank dalam rangka ulang tahun group ini dilarang. Kaka menjelaskan, 2 minggu sebelum ulang tahun Slank, Slanker dari beberapa daerah sudah datang ke markas Slank. Perjuangan Slanker ke Potlot tersebut membuat Slanker kecewa karena tidak bisa melihat penampilan grup band idolanya.
Walaupun sudah 8 kali tidak diberikan izin untuk manggung di tahun 2009 ini, Kaka berharap di tahun 2010 nanti Slank tidak lagi dicekal untuk manggung.
Choky Sitohang
Jualan Kue
"Kita ingin memperkenalkan atau mengedukasi masyarakat Indonesia akan makanan yang sehat, jadi kita nggak terlalu mikir masalah untung dulu," ungkap Choky ketika ditemui saat pembukaan toko kuenya, Hoshi Breat, di Central Park, Jakarta Barat.
Baginya bisnis ini merupakan sebuah pengabdian, setelah sekian waktu dirinya mempelajari ilmu memasak khususnya roti, yang menggunakan bahan alami tanpa bahan berbahaya untuk dikonsumsi.
percikan
Percikan
KAMAR ANISA
“Biar nggak capek, apa dulu ya yang harus kulakukan?” pikir Anisa. Anisa mengamati buku-bukunya. Hm, mungkin dari buku dulu.
“Aduh, kalau dari buku dulu pasti nanti langsung capek. Bukunya banyak.” kata Anisa dalam hati.
“Dari mainan dulu saja, ya,” Anisa memutuskan. Pintu diketuk lalu Mama masuk. Mata Mama melotot melihat Anisa belum mulai membereskan kamarnya.
“Sudah satu jam kamu di kamar, mama kira kamu lagi beres-beres kamar,” seru Mama menggelengkan kepalanya.
Anisa diancam mama, dia akan dipindah ke kamar dekat gudang jika kamarnya selalu berantakan. Tapi melihat buku yang berantakan di meja dan karpet, mainan yang bergeletakan sampai ke kolong tempat tidur, ditambah beberapa baju yang menggantung sembarangan, Anisa merasa berat untuk mulai bekerja. Ia keburu capek duluan.
“Hm, Mama juga mau menyampaikan pesan dari Johan di telepon tadi. Katanya Johan dan teman-temanmu mau main ke sini sejam lagi,” kata Mama.
“Haha? Kok mendadak?” keluh Anisa.
“Ya, namanya hari libur. Makanya jangan biarkan kamar kamu acak-acakan. Kan malu kalau sampai ada teman kamu yang lihat,” tegur Mama.
“Hm, bisa nggak ya dibatalin?” tanya Anisa.
“Jangan. Lagian mama lagi bikin puding.”
Mama kemudian pergi. Dia langsung mengerjakan tugasnya. Mulai dari buku, mainan sampai pakaian. Semua dikerjakan dengan cepat. Ternyata tidak sampai satu jam. Tepat pukul sebelas, Irfan dan rombongan datang.
“Kamu ngundang kita makan-makan puding kok mendadak?” tanya Alika.
“Jadi ....”
“Iya. Mama kamu yang bilang di telepon sejam lalu. Katanya minta aku dan teman-teman main ke sini pukul sebelas. Katanya, kamu mau ngajak makan puding,” tambah Irfan.
Anisa ingin protes pada Mama. Tapi ... sebelum sempat protes Mama sudah mengerlingkan matanya.
“Kalau tidak begini, sampai lebaran pun kamu tidak akan membereskan kamarmu,” kata mama.
SENI BUDAYA
Seni Budaya
REYOG PONOROGO
NYARIS DIAKUI MILIK MALAYSIA
Melihat gerak yang ditampilkan para pelaku jenis kesenian khas Ponorogo, Jawa Timur, Reyog Ponorogo, terlintas kesan mistis di dalamnya. Instrumen pengiringnya, kempul, ketuk, kenong, genggam, ketipung, angklung dan terutama salompret, menyuarakan nada slendro dan pelog yang memunculkan atmosfir mistis, aneh, eksotis sekaligus membangkitkan gairah. Biasanya satu group Reyog terdiri dari seorang Warok Tua, sejumlah warok muda, pembarong dan penari Bujang Ganong dan Prabu Kelono Suwandono. Jumlahnya berkisar antara 20 hingga 30-an orang, peran sentral berada pada tangan warok dan pembarongnya.
Seorang pembarong, harus memiliki kekuatan ekstra. Dia harus mempunyai kekuatan rahang yang baik, untuk menahan dengan gigitannya beban darak merak yakni sebentuk kepala harimau dihiasi ratusan helai bulu-bulu burung merak setinggi dua meter yang beratnya bisa mencapai 40-an kilogram selama masa pertunjukan.
Sekali lagi kekuatan gaib sering dipakai pembarong untuk menambah kekuatan ekstra ini. Semisal, dengan cara memakai susuk, di leher pembarong. Untuk menjadi pembarong tidak cukup hanya dengan tubuh yang kuat. Seorang pembarong pun harus dilengkapi dengan sesuatu yang disebut kalangan pembarong dengan wahyu. Wahyu inilah yang diyakini para pembarong sebagai sesuatu yang amat penting dalam hidup mereka. Bila tak diberkati wahyu, tarian yang diperagakan seorang pembarong akan tampak tidak enak dan tidak pas untuk ditonton.
Pada acara Grebeg Suro yang acara puncaknya bertepatan dengan tanggal 1 Muharam (Tahun baru hijriah), di kota Ponorogo selalu diadakan festival Reyog Tingkat Nasional. Kewajiban kita dan pemerintah untuk melestarikan kesenian reyog , karena kesenian reyog nyaris diakui sebagai kesenian milik Malaysia.
digi
MUDAHNYA MEMBUAT FILM…
Bikin film sekarang memang gampang. Ada video camera,ada video kasetnya,
maka siaplah kita ke lapangan untuk bikin film. Setidaknya ada tiga
format video rumahan (home video) yang sebelum ini sangat populer
tersedia dipasaran :
Pertama VHS (Video Home System) yang dikembangkan oleh perusahaan JVC
di Jepang . Format ini sangat popular digunakan di negara-negara
Eropa.
Format VHS kemudian disempurnakan dengan memunculkan SVHS (Super VHS)
yang kualitas gambarnya lebih baik daripada VHS, sehingga banyak
digunakan oleh kalangan semiprofessional untuk liputan dokumentasi
seperti: pernikahan, product launching, seminar dll.
Kedua Betamax, format ini dikembangkan oleh perusahaan Jepang yang
lain, yaitu SONY. Format ini lebih popular digunakan di Amerika
Serikat (USA)
Ketiga Video 2000. Merupakan pesaing Betamax untuk pasar Amerika.
Setelah itu muncul video kamera yang dikenal dengan sebutan handycam
dengan format kamera maupun video kaset berukuran kecil (sebesar kaset
audio), yang dikenal dengan format V 8
Format Baru
Setelah itu,sejak tahun 1995 dunia mulai diperkenalkan dengan
format-format baru video dengan teknologi digital seperti DV (Digital
Video), miniDV, DVCAM dan DVCPRO
Video kamera berteknologi digital ini menggunakan chip elektronik
untuk menangkap cahaya yang disebut CCD (Charge Couple Device). CCD
bertugas menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal digital yang
selanjutnya diteruskan ke dalam pita kaset berbentuk sinyal video.
Di samping video rumahan, terdapat format video professional untuk
keperluan TV station. Pada era tahun 1980-an SONY memperkenalkan
format U-matic yang terdiri dari dua kualitas,yaitu Low band & Hi
band, kemudian format ini pada tahun 90-an digusur oleh format Betacam
SP yang berkualitas lebih baik lagi.Hingga akhirnya dikeluarkan format
Digital Betacam yang sampai sekarang digunakan oleh stasiun TV dalam
produksi tayangan mereka.
Di antara format rumahan dan format professional terdapat format
"semi" professional, yaitu format DV / miniDV / DVCAM /DVCPRO .
Format VHS & Betamax perlahan-lahan sudah menghilang dari pasaran,
digantikan oleh format digital DV dalam bentuk kaset kecil miniDV.
Oleh karena itu jika ingin membuat film video yang cukup baik,
gunakanlah setidaknya format DV /miniDV.
Belakangan ini telah muncul format video yang memiliki kualitas gambar
sangat bagus, yaitu HDTV (Hi Devinition Television).Format ini akan
dikembangkan menjadi format pertelevisian dunia, namun sampai sekarang
masih sangat jarang TV station yang mengggunakannya.
Pita Film Celluloid
Di samping format video,tentu saja ada format film lain yang kita
kenal sebagai media perekam gambar, yaitu pita film celluloid.
Jenis format ini biasa digunakan dalam pembuatan film layar lebar.
Format tersebut tersedia dalam ukuran lebar film negatif 8 mm,16 mm.
35 mm,65 mm sampai dengan 70 mm(untuk teater IMAX)
Namun proses yang harus dilalui dalam pengolahan maupun pengambilan
gambar jauh lebih rumit,lama dan mahal, dibanding dengan format video,
yang langsung dapat diketahui hasilnya seketika.
Format film celluloid juga tidak bisa merekam suara(audio). Sehingga
untuk merekam suara / dialog / audio harus menggunakan peralatan lain
seperti DAT (Digital Audio Tape) yang direkam bersamaan ketika
pengambilan gambar(shooting)
Untuk dapat mengetahui hasil pengambilan gambar dengan pita film
celluloid, harus dilakukan proses negative development dari exposed
film (film yang telah digunakan dalam pengambilan gambar) dalam
laboratorium pengolah citra , yang menghasilkan film positif sebagai
bahan rush copy agar dapat ditonton melalui proyektor. Dengan mesin
telecine, setelah melalui proses negative development, hasil film
exposed nya juga dapat ditransfer ke dalam pita video, lalu di
playback dengan video player sesuai format. Jelas bahwa proses
menggunakan film celluloid lebih lama dari pada pembuatan film
menggunakan video. Tapi kelebihan pengambilan gambar menggunakan film
celluloid menghasilkan gambar dengan tata warna yang lebih natural.
Keping Cakram
Selain dalam bentuk pita, baik video maupun film, kini juga terdapat
media rekam lain yaitu cakram (CD) ataupun keping memory .
Setelah mengetahui format-format media rekam gambar, baik video maupun
film celluloid,maka kita sudah bisa menentukan akan menggunakan yang
mana.
Media Cakram hanya dapat digunakan untuk sekali merekam, sedang keping
memory mempunyai banyak format lagi seperti memory stick untuk produk
SONY dan SD card untuk merek-merek lain di luar Sony. Namun sampai
kini orang masih jarang menggunakan media cakram CD ataupun keeping
memory untuk pengambilan gambar yang professional, karena kualitas
gambarnya masih kurang baik, disebabkan media tersebut dalam proses
perekaman melakukan pengkompresian yang cukup besar. Namun agaknya
dimasa yang akan datang, jenis media ini akan sangat dikembangkan
karena ukurannya yang sangat kecil dan bentuknya yang sangat simple,
membuat kemudahan pembawaan dan penyimpanannya.
Kamis, 19 November 2009
Sebuah Cerita oleh Mildred Hewan Hoffman
Addapted oleh Jean Warren
"Saya berharap bahwa aku bisa pergi ke sekolah,"
Kata si singa berani dan berani.
Aku akan menjawab banyak pertanyaan
Dan jangan karena saya diberitahu.
"Saya berharap bahwa aku bisa pergi ke sekolah,"
Kata si monyet di atas pohon.
Aku akan belajar menulis nama saya
Dan menghitung sampai dua puluh tiga.
"Saya berharap bahwa aku bisa pergi ke sekolah,"
Kata gajah tanpa rasa takut.
Aku akan mendengarkan dengan hati-hati
Dan ingat apa yang aku dengar.
"Saya berharap bahwa aku bisa pergi ke sekolah,"
Kata beruang kecil anak harimau.
Aku akan membangun rumah blok
Down atas karpet.
"Saya berharap bahwa aku bisa pergi ke sekolah,"
Kata jerapah besar dan tinggi.
Aku akan mengecat beberapa foto
Tinggi di dinding.
"Saya berharap bahwa aku bisa pergi ke sekolah,"
Kata angsa di danau.
Aku akan belajar surat-surat saya
Dan tidak pernah sampai di sana terlambat.
Sungguh pemandangan yang indah.
Hal ini hangat, sangat cerah.
Aku suka merah dengan sekuat tenaga.
Aku cinta merah di kepalaku.
Aku cinta merah di tempat tidurku.
Saya suka merah dalam apa yang saya makan.
Aku cinta merah di kakiku.
Aku cinta merah di perahu.
Aku cinta merah di mantel.
Aku cinta merah di kursi.
| Aku cinta merah di mana-mana.
Suatu hari tukang roti
Membeli kucing baru
Yang tugasnya adalah untuk menakut-nakuti
Away setiap tikus.
Kucing baru hitam
Dengan titik-titik yang putih.
Dia menjaga toko roti
Sepanjang malam.
Dia menyukai pekerjaan barunya
Dan seringkali akan rasa
Beberapa pai
Dia ditemukan 'sekeliling tempat.
Malam pertama dia makan
A strawberry pie.
Hari berikutnya dia bintik-bintik merah,
Tapi si tukang roti tidak tahu mengapa!
Malam kedua ia makan
A blueberry pie.
Hari berikutnya dia bintik-bintik biru,
Tapi si tukang roti tidak tahu mengapa!
Malam ketiga dia makan
Sebuah lemon meringue pie
Hari berikutnya dia bintik-bintik kuning
Tapi si tukang roti tidak tahu mengapa!
Keempat malam dia makan
Pai kapur besar.
Hari berikutnya bintik-bintik-nya berwarna hijau
Tapi si tukang roti tidak tahu mengapa!
Roti khawatir
Apa yang harus ia lakukan?
Kucingnya pasti sakit
Mungkin dengan flu.
Dia membuat sisa kucing
Sepanjang malam di tempat tidurnya.
Susu dalam cawan
Apakah semua dia makan.
Di pagi hari, dengan bintik-bintik
Sekali lagi putih.
Roti bahagia
Kucingnya baik-baik saja!
Memimpin anak Anda ke dalam sebuah diskusi tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Mengapa kucing itu berubah kembali ke titik-titik putih?
Apa yang akan terjadi jika kucing makan kue coklat? Sebuah pumpkin pie? Sebuah ceri pie?
Crayon THE KIDS GO TO TOWN
Sebuah Warna Story oleh Jean Warren
The Crayon Kids melaju ke kota
Dan melihat sedih, sedih melihat.
Segala sesuatu di kota
Diwarnai warna putih.
Ini tidak akan melakukannya, mereka berdua sepakat,
Kota harus cerah dan gay.
Jadi mereka mengambil mereka krayon, spidol dan pena
Dan mulai warna menjauh.
Merah hijau toko dan toko-toko,
Toko kuning juga.
Oranye toko, ungu toko,
Toko berwarna biru.
Mobil merah dan hijau
Tanda biru dan putih.
Sekarang kota
Cukup menyenangkan.
The Crayon Kids
Telah membuat segalanya cerah.
Jadi, semua orang bersorak
Ketika mereka melaju menghilang dari pandangan!
Sebuah Warna Story oleh Jean Warren
Dotty yang Dinosaur suka makan
Hal-hal seperti selada dan buncis.
Itu sebabnya, warna kulitnya
Apakah berwarna hijau yang indah.
Suatu hari ia melihat beberapa stroberi
Dan makan mereka semua hari itu.
Kemudian, Dotty si Dinosaur
Merah padam mereka katakan.
Dotty hanya mencintai warna,
Jadi hari berikutnya ia makan dua
Semak-semak yang penuh dengan blueberry
Dan berbalik warna biru.
Dotty tidak bisa memutuskan sekarang
Warna yang paling disukainya.
Jadi Dotty baru saja makan segalanya.
Kulitnya kekacauan yang mengerikan?
Tidak, Dotty sekarang memiliki titik-titik
Warna di mana-mana.
Dotty saat ini berbeda
Tapi Dotty tidak peduli.
Dotty mencintainya kulit baru,
Dia sangat menyukainya.
Sekarang dia adalah satu-satunya dinosaurus
Dengan lapisan bintik-bintik!
Mewarnai KIDS AT THE FARM
Sebuah Warna Story oleh Jean Warren
Anak Warna berangkat ke peternakan
Dan melihat sedih, sedih melihat.
Semuanya di sini di peternakan, mereka melihat
Diwarnai warna putih.
Ini tidak akan melakukannya, mereka berdua setuju.
Pertanian harus cerah dan gay.
Jadi, mereka mengeluarkan mereka krayon, spidol dan pena
Dan mulai warna menjauh.
Mereka mewarnai gudang, cerah, merah terang.
Kemudian, kolam bebek berwarna biru.
Mereka mewarnai bebek kuning cerah
Dan anak-anak ayam berwarna kuning juga.
Babi, mereka berpaling pink
Dan kuda-kuda cokelat.
Sapi mendapat bintik hitam
Dan ayam jantan mahkota merah.
Ladang mereka berubah menjadi hijau
Dan pagar berwarna abu-abu.
Lalu mereka berhenti.
Mereka telah memiliki hari yang panjang.
Setiap orang bersorak ketika mereka melaju menghilang dari pandangan.
Mewarnai Anak-anak yang membuat semuanya cerah!
Mewarnai MEREKA ANAK-ANAK WARNA DREAMS
Sebuah cerita warna oleh Jean Warren
The krayon anak-anak pergi tidur
Dan bermimpi sedih, sedih, penglihatan.
Segala sesuatu dalam mimpi mereka
Diwarnai warna putih.
Ini tidak akan melakukannya, mereka berdua sepakat,
Mimpi harus cerah dan gay.
Jadi mereka mengambil mereka krayon, spidol dan pena
Dan mulai warna menjauh.
Rumput mereka berubah menjadi hijau.
Sekarang langit biru.
Rumah mereka mereka berubah merah
Dengan pintu, yang masih baru.
Bunga-bunga kuning
Pagar mereka terus putih.
Kuda-kuda mereka cokelat.
Apa pemandangan warna-warni.
Ketika mereka bangun.
Mewarnai mereka selesai.
Tetapi sekarang mimpi mereka
Akan jauh lebih menyenangkan!
RAINBOW BUNNY
Sebuah Warna Story oleh Jean Warren
Kelinci putih
Melompat di kakinya
Sementara ia sedang melukis
Beberapa telur berwarna-warni.
Ia berpapasan cat dapat
Lalu dua, tiga dan empat.
Kemudian dia jatuh
Di cat, di lantai.
Ia mencoba untuk berdiri
Tapi terus jatuh ke bawah
Ke semua cat
Yang sekarang di tanah.
Dia tertutup cat
Dari kepalanya untuk masing-masing kaki
Dan ketika ia bangun
Dia adalah seorang Rainbow!
Dia adalah jingga dan merah,
Dia hijau dan biru,
Dia adalah kuning dan ungu
Merah muda dan cerah juga.
Dia menyukainya begitu banyak,
Dia melompat 'bulat dan' bulat.
Ia selesai telurnya
Lalu melompat ke kota.
101 Penyu
Sebuah cerita matematika dan ekologi oleh Jean Warren
Keluar dari ombak, dengan cahaya bulan,
Merangkak ibu besar kura-kura, ke gundukan pasir yang tinggi.
Pada bagian atas bukit pasir, ia mulai menggali.
Dia meraup keluar sarang yang mendalam dan besar.
Dia kemudian meletakkan telur dan ketika dia sudah selesai,
Dia menghitung telur - seratus satu.
Dia menutupi mereka dengan pasir basah lembut,
Kemudian berjalan jauh dari pantai dan tanah.
Kembali ke laut, ibu kemudian merayap.
Kembali ke laut, sementara bayi semua tidur.
Pekerjaannya sudah selesai, anak-anaknya akan tumbuh.
Dan ketika mereka menetas, ke laut mereka akan pergi.
Jauh di dalam sarang mereka, kura segera tumbuh
Dan ketika mereka sudah siap, mereka retak dalam dua telur.
Mereka menangis cangkang dan naik tinggi,
Untuk bagian atas sarang mereka, lalu berhenti sambil menghela napas.
Mereka menggali lubang dan mencari cahaya,
Bahwa mereka akan mengikuti ke laut malam itu.
Mereka mendengar panggilan ombak, mereka ingin pergi
Tapi mereka takut akan bahaya di bawah ini.
Kemudian keluar dari lubang, merangkak sedikit berani pramuka.
Dia berlari ke air, kemudian memberi mereka berteriak.
Perlahan-lahan, yang lain merangkak keluar malam itu,
Pencarian langit untuk rembulan cahaya terang.
Mereka tidak membuang-buang waktu dan hilir-mudik,
Memilih mana yang akan menjadi rute terbaik mereka.
Sepuluh naik dan di atas bukit pasir.
Sepuluh hanya mengikuti jalan bulan.
Sepuluh berlari naik turun
Sepuluh masuk ke dalam lingkaran berputar-putar
Sepuluh dikejar-kejar oleh kepiting malam itu.
Tapi kepiting lain dan ingin menghentikannya untuk melawan.
Sepuluh rumah mengikuti cahaya, lalu berbalik
Ketika seseorang berpikir untuk mematikan lampu.
Sepuluh merangkak di antara bebatuan dan rumput rusak.
Sepuluh menemukan jalan melalui rumput laut yang tinggi.
Sepuluh berjuang melalui tanah rawa basah
Sepuluh mengitari sebuah lubang yang tersisa di pasir.
Mereka semua sampai di air, lalu merpati tepat di
Semua 101 tahu cara berenang!
Mereka berenang terus dan terus, tanpa ragu
Sampai suatu gelombang besar, mencuci mereka keluar.
Kembali atas tanah mereka jatuh tapi kemudian,
Kembali ke air mereka pergi lagi.
Ombak marah, itu melemparkan mereka sekitar
Tapi ketika mereka datang, itu cahaya bulan yang mereka temukan.
Semua 101 berenang pada malam
Semua 101 mengikuti cahaya.
Mereka bahagia seperti mereka bisa
Mereka sekarang bagian dari laut besar!
Aku punya hadiah
Sebuah kotak terbungkus grand
Dengan pita merah
Dan band pita lebar.
Aku membuka kotak
Dan saya terkejut
Satu set piring halus
Apakah terletak di dalam.
Empat piring cina
Empat cangkir untuk minum teh
Teko besar
Adalah apa yang saya bisa melihat.
Aku berangkat piring
Dan diseduh atas teh,
Duduk tamuku
Lalu duduk saya.
Aku melewati 'putaran beberapa kue
Semua orang,
Kemudian menuangkan teh.
Oh what fun!
Kami memiliki partai besar
Kemudian semua orang berkata,
"Terima kasih banyak",
Kemudian pulang untuk tidur.
Aku mencuci piring-piring
Dan menyimpannya.
Apa hadiah yang bagus,
What a nice day!
FLOWERS IN THE SKY
Dia menyerukan Hujan untuk memberi mereka air untuk minum. Dia dipanggil Matahari datang sehingga mereka bisa tumbuh.
Suatu hari, Running Deer mendengar beberapa bunga menangis. "Mengapa engkau menangis?" ia bertanya. "Kami menangis," kata mereka, "karena kita tidak memiliki tempat di surga ketika kita memudar dan mati."
Hewan dan manusia bisa pergi ke perburuan besar di langit, tetapi bunga tidak memiliki tempat khusus untuk pergi.
"Jangan menangis bunga-bunga kecil," kata Running Deer, "aku akan mendapatkan teman-teman saya untuk membantu Anda."
Hari berikutnya, ia menyerukan Hujan dan Matahari dan mengatakan kepada mereka kisah sedih bunga.
"Apa yang bisa saya lakukan?" kata Rain. "Apa yang bisa saya lakukan?" kata Sun.
"Well, aku tidak tahu," kata Running Deer, "Tapi mungkin jika Anda bekerja bersama-sama, Anda dapat datang dengan sebuah ide."
"Oke," kata Matahari dan Hujan, "Kami akan bekerja sama untuk membantu bunga-bunga."
Dan mereka melakukannya.
Coba lihat di langit setiap kali hujan dan matahari datang bersama-sama ke bumi. Di sana Anda akan melihat bunga tempat di surga. Kami menyebutnya RAINBOW.
Tapi sekarang Anda tahu bahwa itu adalah tempat peristirahatan terakhir bagi seluruh dunia bunga-bunga indah.
Sekarang bunga tidak pernah menangis dan mereka tidak bisa menunggu waktu mereka di langit.
Selasa, 17 November 2009
EDISI DESE,BER 2009
GO BLUE
1. Hari minggu ini Aan dan Daka kedatangan Tante Fiona. Pandai membuat kue. Maka Aaan dan Daka tak mau melepaskan kesempatan.
”Nanti sore kita bikin kue ya, tante?” bujuk Aan. Tante Fiona setuju. Ia mengajak Aan dan Daka pergi belanja ke super market.
2. Sebelum berangkat ke super market, Tante Fiona tampak mencari-cari sesuatu.
“Tante mencari tas yang agak besar, tapi bukan dari plastik. Atau kalau ada keranjang juga enggak apa-apa,” jawab Tante Fiona.“Buat apa, Tante?” tanya Salsa bingung.
“Buat tempat belanjaan kita nanti,” jawab Tante Fiona.
3. Setibanya di super market, Salsa dan Tante Fiona membeli bahan-bahan yang dibutuhkan. Setelah semua bahan didapat, ketika petugas kasir akan memasukkan belanjaan ke kantong plastik, Tante Fiona menolaknya. Tante lalu memasukkan belanjaannya ke tas yang dibawa dari rumah tadi.
4. Di perjalanan pulang, Salsa melihat di kaca mobil Tante Fiona ditempel stiker yang bertuliskan ‘Go Blue’.”Go Blue itu artinya apa, tante?” tanya Salsa.“Oh, Go Blue itu artinya kita cinta laut,” jawab Tante Fiona.“Cinta laut? Maksud tante?” tanya Salsa pula.
“Iya, jadi kita harus mencintai laut. Negara kita kan sangat indah, memiliki samudera yang sangat luas. ”
5. Kita harus menghargai dan mensyukuri atas berkat Tuhan yang sungguh luar biasa akan keindahan laut kita, dengan ikut memelihara lingkungan kita, sehingga bumi kita ini beserta isinya tetap lestari” jelas Tante Fiona. Tante Fiona bercerita bahwa dia dulu pernah menemukan seekor kura-kura di pinggir pantai.
6. Tante Fiona berniat memelihara kura-kura tersebut. Tetapi baru beberapa jam kura-kura tersebut mati, dan Tante Fiona sangat sedih sekali. Karena penasaran apa penyebab matinya kura-kura itu, Tante Fiona membedah isi perut kura-kura.
Betapa terkejutnya tante, ternyata di dalam isi perut kura-kura terdapat sebuah plastik.
7. Akhirnya, Tante Fiona tahu bahwa yang menyebabkan kura-kura mati adalah karena dia menelan plastik yang mungkin dikiranya ubur-ubur. Dari situlah Tante Fiona bertekad untuk menjaga bumi beserta isinya agar tetap lestari dan indah, diantaranya dengan mencintai laut agar tidak tercemar polusi.
7.“Jadi, karena itu pula Tante Fiona tidak mau menggunakan kantong plastik ketika berbelanja di super market?” tanya Salsa.
“Betul. Karena kantong plastik tidak baik untuk kesehatan dan lingkungan kita,” jawab Tante Fiona sambil tersenyum.
8. “Oh begitu. Sekarang aku mengerti dan aku akan mengikuti apa yang telah tante lakukan. Biar aku dapat menyelamatkan lingkungan di sekitarku, sehingga bisa hidup nyaman dan sehat,” kata Aan semangat.
Aan Daka mendapatkan pengalaman membuat kue, juga pengetahuan penting tentang melestarikan alam dan lingkungan di sekitar kita.
Digi
Tips merawat flash disk
Teman-teman tahu yang namanya flash disk kan? Flash disk adalah salah satu alat penyimpanan data yang semakin hari semakin populer dan bisa dibilang menggeser peranan floppy disk atau yang biasa kita sebut dengan Disket. Sebenarnya flash disk dan disket memiliki fungsi yang sama, hanya saja flash disk biasanya memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dibanding disket. Jika sebuah disket hanya mampu menyimpan data sebesar 1,44 Mega Bytes maka sebuah flash disk saat ini mampu menyimpan data 1GB - 32 Giga Bytes, tergantung dengan berapa kapasitasnya.
Selain kualitas, mahal tidaknya flash disk juga tergantung dengan besarnya kapasitas yang tersedia, semakin besar kapasitasnya semakin mahal pula harganya. Memang sih, harga flash disk cenderung menurun dibanding dulu ketika pertama kali di luncurkan, tapi harga sebuah flash disk tidak bisa dikatakan murah lho. Nah biar flash disk kita awet, benda yang biasanya berukuran kecil dan berwarna lucu ini juga harus di rawat. Bukan cuma karena harganya yang relatif mahal tapi juga biar data-data penting yang tersimpan didalamnya lebih aman.
Nah, berikut ini ada tips bagaimana merawat dan menggunakan flash disk dengan benar, antara lain :
Jauhkan Dari Medan Magnet Kuat
Barang-barang elektronik seperti tv dan handphone sangat tidak baik untuk flash disk. Untuk itu jangan pernah menyimpannya di dekat barang-barang sejenis yang memiliki kekuatan magnet besar. Terkadang kita sering lupa jika meletakkan flash disk dan hand phone di tempat sama dalam tas. Nah mulai saat ini, kalau pingin flash disk kamu berumur panjang, jangan lagi menyimpannya di tempat sama ya?!
Jangan Terkena Air
Meski ada beberapa merk yang mengklaim waterproof, menjauhkan flash disk dari sentuhan air tetap saja menjadi langkah yang paling aman. Daripada data kamu hilang, mendingan tidak ambil resiko kan?
Virus Scan
Saat Pengambilan data atau pemindahan dari dari pc ke flash disk, sangat mungkin bukan hanya data yang ikut berpindah tapi juga virus-virus yang terdapat dalam komputer. Apalagi kalau kita mengambil dan menyimpan data dari internet. Waduh flash disk kamu bisa dipenuhi virus-virus pengganggu. Makanya, jangan lupa untuk melakukan ritual scan virus secara berkala dengan software anti virus yang tersedia.
Proses Eject atau Stop
Selalu melakukan proses eject atau stop sebelum mencabut flash disk dari port usb. Selain bisa menjadikan flash disk rusak, tidak melakukan proses eject atau stop juga dapat mempengaruhi file-file data yang kamu simpan di dalamnya lho.
Jauhkan Dari Tempat Panas
Semua barang elektronik tak terkecuali flash disk sangat rentan dengan yang namanya panas. Apalagi terkena sinar matahari langsung. Jadi usahakan tidak menyimpannya ditempat yang panas dan terkena sinar matahari langsung. Misalnya seperti meninggalkan flash disk di mobil.
Hindari Benturan Keras
Seseorang bisa mengalami sakit bahkan bisa masuk rumah sakit jika ia terjatuh dari tempat yang tinggi. Begitu juga dengan flash disk. Jadi jagalah flash disk kamu baik-baik dari benturan keras ya.
Tutuplah selalu
Udara dan lingkungan kita penuh dengan debu dan kotoran. Jika socket flash disk kita kotor maka dapat mengakibatkan proses baca tulis sering gagal. Karenanya selalu tutup biar nggak kotor, jangan dihilangkan tutupnya!
Minimalisir proses hapus-tulis
Sama seperti kita, flash disk juga memiliki usia lho. Artinya suatu saat flash disk kita bisa mati dan tidak bisa digunakan lagi. Usia flash disk berbeda-beda, tergantung kualitas dan merk dari flash disk itu sendiri. Biasanya usia flash disk antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis. Jadi usahakan untuk meminimalisir proses tersebut dan juga mengedit langsung dari flash disk
ENSIKLOANDAKA
Kimono Pembawa Sial
Di bulan Februari 1657, sebuah upacara kecil dilakukan di kota Tokyo, untuk menolak bala. Dalam upacara kecil itu, seorang pendeta bermaksud membakar sebuah Kimono, yang dianggap membawa sial. Saat kimono tersebut dibakar, angin kencang berhembus dan api menyebar ikut melahap kuil tempat upacara dilakukan. Tidak berhenti di situ, api ikut menghancurkan hampir tiga perempat bagian kota Tokyo. Tercatat 300 kuil ikut terbakar, ditambah 500 bangunan besar, 9.000 toko, dan 61 jembatan. Korban yang jatuh dalam kebakaran besar tersebut mencapai sekitar 100.000 orang.
Kanguru
Spesies terbesar binatang kanguru, yaitu kanguru merah, dapat memiliki kepala hingga sebesar seekor biri-biri, dengan tinggi badan mencapai 7 feet (210 cm). Sebenarnya di masa lampau pernah hidup spesies kanguru dengan ukuran lebih besar lagi. Dari penemuan fosil, tinggi spesies kanguru raksasa ini menjulang hingga 10 feet (304 cm, setinggi ring basket), dengan kepala sebesar kuda poni Shetland. Tentu saja tidak semua kanguru berukuran raksasa. Ada jenis kanguru dalam bentuk miniatur, diantaranya adalah Musk Kangoroo, yang besarnya tidak lebih dari seekor kelinci.
Wieliczka
Tambang garam Wieliczka, yang terletak di Krakov, Polandia, memiliki jalur-jalur bawah tanah hingga sepanjang 200 km, yang menghubungkan lebih dari 2000 ruangan. Istimewanya, seluruhnya terbuat dari garam. Selain berisi ruangan-ruangan, di dalam tambang terdapat pula sebuah kapel yang bernama Kapel “Kinga yang diberkati”. Kapel ini memiliki ruang sepanjang 50 meter dengan lebar 15 meter, dan tinggi 12 meter. Istimewanya lagi, kapel ini terletak 100 meter di bawah tanah.
Tambang garam ini juga memiliki ukiran-ukiran, altar, dan beberapa puluh patung-patung yang semuanya dibuat dari garam. Selain kapel, bangunan lain yang terdapat dalam tambang ini adalah sebuah museum dan sebuah sanatorium untuk merawat pasien gangguan pernapasan.
Kentang
Kentang pertama kali mencapai daratan Eropa di tahun 1500-an bersamaan dengan kedatangan kapal-kapal Spanyol dari Peru. Namun saat didatangkan, kentang lambat sekali diterima masyarakat Eropa. Kentang dilarang dimakan di Burgundy karena dianggap sebagai biang penyakit lepra. Hingga tahun 1720-an, di Amerika masih terdapat kepercayaan bahwa kentang dapat memperpendek umur yang mengkonsumsinya. Saat ini telah menjadi salah satu makanan pokok orang Amerika.
Yoyo
Yoyo sudah lama dikenal di Filipina. Bukan sebagai mainan, tetapi sebagai senjata. Yoyo baru dikenal di Amerika pada tahun 1929. Orang Filipina membuat Yoyo dari batang pohon yang merambat yang ujung-ujungnya diikatkan dengan batu-batu keras. Donald Duncan mempunyai ide dengan meminta orang Filipina memperagakan Yoyo di pusat perbelanjaan. Demikianlah orang Amerika menyadari bahwa Yoyo juga dapat dipergunakan sebagai mainan. Akhirnya, Yoyo dibuat dari bahan plastik warna-warni dan dapat dibeli di toko mainan. Nama Yoyo berasal dari bahasa Tagalog Filipina, yang mempunyai arti “Mari, Mari”
Suara paling keras
Menurut para ilmuwan, hewan yang memiliki suara paling keras adalah ikan paus biru (Balaenoptera Musculus), yang juga menyandang gelar sebagai hewan terbesar di bumi. Suara ikan lebih keras daripada suara konser rock yang paling keras, dan juga lebih keras dari ledakan bom. Seberapa keraskah suara ikan paus biru tersebut? Suara ikan tersebut adalah 188 desibel! Angka ini sama dengan 1 juta kali suara mesin jet Kita bersyukur bahwa ikan paus biru tersebut tinggalnya di dalam laut.
Asal mula nol
Pernahkah Anda perhatikan mengapa pada pertandingan tennis atau badminton internasional angka nol selalu disebut dengan “love”? Penggunaan “love” untuk menunjuk angka nol, ternyata berasal dari waktu lampau saat olah raga tennis berkembang di negara Perancis. Bagi para penonton Perancis, angka 0 terlihat seperti telur, sehingga mereka menyebutnya dengan “l’oeuf” untuk menunjukkan nol.
Saat permainan tennis ini menyeberang lautan menuju Inggris, istilah “l’oeuf” ini juga ikut terbawa, tapi orang Inggris menyebutnya dengan ejaan “love”. Itulah asal usul olah raga seperti tennis dan badminton menggunakan sebutan “love” untuk menyebut nol.
Air terjun Niagara pernah berhenti mengalir!
Pagi hari pada tanggal 29 Maret 1948 turis yang mengunjungi air terjun Niagara di perbatasan Amerika-Kanada terheran-heran saat air terjun itu berhenti mengalir. Mereka menyaksikan air terjun itu mengering, cuma menyisakan bebatuan dengan beberapa genangan air di dasar aliran sungai. Angin kencang dan bongkahan besar es rupanya telah memblokir aliran Danai Erie yang menjadi sumber air terjun Niagara, sehingga air terjun tersebut menjadi “lenyap”. Kira-kira tiga puluh jam setelah Niagara berhenti mengalir, bongkahan es tadi pecah, dan selanjutnya aliran kencang air kembali mengalir, dan air terjun Niagara kembali menggemuruh, hingga saat ini.
Lebih baik membeli barang-barang seperti ini :
Daripada
Membeli Barang-barang ini :
Pembersih dari kain handuk
Makanan dalam wadah gelas dengan tutup dari kaleng/logam
Telur dalam wadah karton
Minuman dalam botol gelas
Minuman kaleng di dalam kardus/karton
Popok dari katun
Baterai yang bisa di recharge
Makanan dalam wadah botol plastic atau gelas plastik/styrofoam
Telur dalam wadah Styrofoam
Minuman dalam botol plastik
Minuman kaleng dalam ring plastik
Popok sekali pakai
Baterai sekali pakai
Makanan dalam wadah gelas dengan tutup dari kaleng/logam
Telur dalam wadah karton
Minuman dalam botol gelas
Minuman kaleng di dalam kardus/karton
Popok dari katun
Baterai yang bisa di recharge
Makanan dalam wadah botol plastic atau gelas plastik/styrofoam
Telur dalam wadah Styrofoam








































